Tentang

Dodi Prananda, lahir di Padang, Sumatera Barat, 16 Oktober 1993. Menyelesaikan pendidikan tinggi di Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia, lulus tahun 2015.

Menulis artikel, puisi, cerpen dan esai film di media lokal dan nasional, selain juga termuat dalam sejumlah antologi. Serius menekuni dunia menulis setelah bergabung di Sanggar Sastra Remaja Pelangi di Padang sejak 2008.

Cerpennya ‘Ibu Menyanyi Untukku, Aku Menyanyi Untuk Ibu‘ meraih Juara II Sayembara Menulis Cerpen Tingkat Mahasiswa Se-Indonesia yang digelar Bengkel Menulis Sastra (Belistra) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, dan termaktub dalam Kumpulan Cerpen Pemenang: Bulan Kebabian (2011), Juara I Lomba Menulis Cerpen Remaja (LMCR) Kategori B Tingkat Nasional PT Rohto Laboratories (2010), Juara I Lomba Menulis Cerpen Genta Universitas Andalas (2010), Juara III Lomba Penulisan Cerpen Berlatar Budaya Minangkabau dalam Pekan Budaya Sumatra Barat (2009), 20 Cerpen Terbaik Pilihan Majalah Aneka Yess! (2009), Pemenang Harapan Lomba Menulis Cerpen Remaja (LMCR) Tingkat Nasional pada tahun 2009 dan 20 Pemenang Harapan Lomba Menulis Cerpen Forum Sastra Bumi Pertiwi 2011.  Sedikitnya, pernah menjuari lebih dari 30 lomba kepenulisan sejak tahun 2008 hingga sekarang.

Selain itu, beberapa karya prosanya dimuat dalam sejumlah antologi. Cerpennya berjudul Perempuan Simpang yang terpilih sebagai Juara I Lomba Menulis Cerpen Remaja (LCMR) 2010 Tingkat Nasional, termaktub dalam buku Antologi Peraih Lip Ice Selsun Golden Award 2010 (2010). Cerpennya Hantu Rumah Tua, masuk dalam Antologi 15 Cerpen Anak Terbaik Pilihan Majalah Girls berjudul Misteri Tas Merah Jambu (Kompas Gramedia, 2010) dan Seragam yang Semestinya Disetrika Ibu dimuat dalam antologi Nanah Kesumba (2011). Karyanya juga tergabung di dalam Negeri Kesuda (2010), Antologi Melodi Cinta Putih Abu-abu (2011) dan Bulan Kebabian (Belistra Press, 2011).

Sebagai jurnalis, ia pernah bekerja untuk P’Mails, sebuah koran pelajar yang dinaungi Padang Ekspres dan menulis untuk halaman Singgalang Masuk Sekolah di Harian Umum SINGGALANG di Padang. Selain itu, pernah menjadi reporter untuk Majalah STORY dan bekerja selama tiga bulan di Sinar Harapan Jakarta. Saat ini bekerja sebagai Asisten Produser jawapostv, sebuah stasiun televisi swasta di bawah naungan PT Jawa Pos Multimedia Corporation, sejak 2015. Ia pernah memenangkan penghargaan Aliansi Jurnalis Independen Indonesia dan Internasional Labour Organization lewat karya feature televisi berjudul “Geliat Pemberdayaan PRT” pada 2016 dan Penghargaan dari Aliansi Jurnalis Independen Jakarta dan Yayasan Tifa untuk karya feature televisi berjudul “Mendengar Mereka yang Tak Mendengar” di tahun yang sama.

Bukunya yang pernah ditulis antara lain: Musim Mengenang Ibu (Kumpulan Puisi, Leutika Prio, 2012), Waktu Pesta (Kumpulan Cerita, Elex Media Komputindo, 2013), Rapuh (Novel, Wahyu Media, 2013), Jendela (Kumpulan Cerita, Elex Media Komputindo, 2014), Rumah Lebah (Novel, Elex Media Komputindo, 2014), Astrolovegi (Kumpulan Cerita, Elex Media Komputindo, 2015) dan Seribu Tahun Mencintaimu (Kumpulan Cerita, Penerbit Exchange, 2017).

Kontak:

Twitter: @lautankata | Email: dodiprananda@gmail.com | Instagram: @pranandadodi | Tumblr: dodiprananda.tumblr.com

 

Dodi Prananda

Dodi Prananda (Foto: Ayu Rachmawati Lokasi: Grand Indonesia)

Iklan

4 thoughts on “Tentang

  1. tira mariana berkata:

    salam kenal bang..saya mau buat cerpen tapi kisah pribadi gimana mengemasnya biar jadi cerpen yang bagus ya..trim’s

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s