Kamar

Cerpen Dodi Prananda (Dimuat di Media Indonesia, 2 Juni 2013) HARI itu, ibu membawa seorang lelaki ke rumah. Tampan. Melihat raut wajahnya yang sangat muda, aku yakin, aku dan dia agaknya seusia…. Ibu hampir selalu lupa. Aku selalu mengamatinya dari kejauhan. Mengamati bagaimana rasa cemas bersarang di dadanya, ketika ia memasukkan anak kunci ke lubang…

Musim Mengenang Ibu: Cinta Ada Meski Tidak Terkatakan

BARANGKALI ibu sudah mengunci mata/atau menyusun kerangka/dan tentang suratku yang berpuluh tahun kutitipkan/di rahimnya, masih adakah?] Penggalan puisi [Ibu tak lagi Membalas Rinduku] seolah menyeret kita kembali pada suara hati yang berharap. Kecintaan seorang anak kepada ayah dan ibunya memang jarang secara gamblang diungkapkan. Namun, Dodi Prananda tahu bagaimana menceritakan isi hatinya pada secarik kertas…