Hati yang Lelah

Hati dan batin yang lelah, sangat mampu melumpuhkan fisik dan semangat yang kuat!

Sejak dulu, saya percaya bahwa dalam diri manusia, hati menempati posisi yang amat strategis. Buktinya, semua perasaan ada di sana. Bila tak senang melihat orang, hati yang sakit. Bila sedih, hati juga yang menderita merasakan kepedihan. Dan, bila lelah, hati juga yang menempati posisi sebagai suatu yang telah kalah!

Dok.Pribadi

Karena itu, untuk urusan hati, saya selalu mencoba hati-hati. Dalam berkata, saya bahkan mencoba, sedapat mungkin tidak ingin menyinggung sedikitpun perasaan orang lain. Saya sungguh tak ingin menciderai hati setiap orang, sekalipun, saya melihat di muka bumi, banyak hati manusia yang tumpul. Hati yang tidak sensitif. Hati yang tidak mau peduli. Sehingga, ketika pikiran (akal, atau yang dimotori oleh otak) bekerjasama dengan hati (perasaan), keduanya bekerja tidak seimbang. Kerap kali, hati tidak diperankan secara seimbang, sehingga apa yang terlontar, apa yang diperbut, sama sekali tidak pernah menakar; apakah ada hati yang tersakit olehnya?

Ada hal lain soal hati, yang paling dan lebih saya cemaskan. Hati yang lelah. Setiap hati, sangat mungkin mengalami ini. Terlalu banyak peristiwa dalam hidup yang membuat orang menyimpan, memelihara dan mencoba untuk menyabarkan diri dari beban-beban yang dipikul oleh pikiran dan hati. Meski seyogyianya bekerjsama, seperti yang saya katakan di atas, pikiran dan perasaan kerap kali tidak bekerja seimbang. Untuk urusan beban yang lebih dipercayakan kepada hati (atau bisa juga disebut batin atau jiwa), hati seringkali tidak sanggup untuk menerima semuanya, sehingga inilah yang kemudian saya percaya membuat orang menjadi sakit jiwa, stres dan frustasi.

Hati yang lelah (dalam hal ini juga termasuk batin), sangat mampu melumpuhkan fisik dan semangat yang kuat. Itu yang saya tulis dalam sebuah twit di twitter. Sekalipun berada dalam posisi internal, hati amat sensitif dibanding fisik yang berada dalam posisi eksternal dalam diri setiap manusia. Saya sering alami, bagaimana rasanya menderita hati yang lelah, dan mungkin juga kebanyakan dari Anda. Bila hati saya lelah, saya sangat mudah untuk marah. Bila hati saya lelah, apapun di mata saya, tampaknya akan menjadi salah. Karena itu, saya sangat cemas bila hati saya lelah. Karena, kalau sudah hati yang lelah, maka akan keluar sumpah serapah. Tak tahu yang tersumpahi, saya bahkan kadang mengutuk-ngutuk sendiri. Mengutuk siapa saja yang bisa dikutuk dalam hati.

Bila hati saya lelah, maka saya akan mulai merasa, bahwa saya sendiri dalam perjuangan ini. Saya merasa bahkan tiada yang enggan peduli dengan semua yang terhampar panjang dan luas dalam peta perjalanan hidup ini yang mesti saya lewati rintangannya sendiri. Dan, muncul pula perasaan, ingin diperhatikan, ingin dimengerti, ingin diketahui; betapa rasanya hati yang lelah ini.

Bila hati saya lelah, kadang-kadang, adapula muncul pikiran begini; mungkin selama ini, saya hanya ingin dimengerti meski terkadang bila hati orang lain yang lelah (orang lain yang telah membuat hati saya lelah), saya luput untuk mengerti mereka. Pun mungkin selama ini, saya hanya ingin dipahami meski luput untuk memahami orang lain. Hanya ingin diketahui, tapi lupa mengetahui orang lain. Makanya, suatu ‘kesalingan’ dalam hal ini menjadi penting. Sebab itu juga barangkali, muncul kata take and give alias memberi dan menerima. Bekerja secara bersama secara harmonis, mungkin akan membuat hati bisa terhindar dari perasaan lelah; sehingga tidak ada marah, tidak ada yang di depan mata saya menjadi serba salah, dan tiada sumpah serapah.
Semoga hati Anda terhindar dari rasa lelah.

Iklan

4 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s