Sajak-Sajak

Daun-Daun Yang Gugur

 aku masih menetap pada seng-seng yang sepi

telah terlukis segurat luka di daun

yang layu,

 

aku menghela angin di antara rongga kehidupan

dimana-mana aku terlahir sebagai seorang yang tercampakkan

di atas daun-daun yang gugur

 

daun itu gugur menyerupai sembilu

bibirku kelu

 

di mana aku akan masih dapat terbang bersama daun yang gugur

di tepi perantauankah atau di seberang kampung yang tiada berjiwa

 

Padang, 12 Juni 1008

 

 

Iklan
Standar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s